
Hubungan antara Indonesia dan China kembali menjadi perbincangan hangat di tahun 2025. Di berbagai sektor, mulai dari politik, keamanan maritim, ekonomi, hingga budaya, interaksi antara kedua negara ini memunculkan berbagai respons publik dan media internasional.
Salah satu penyebab utama viralnya isu Indonesia vs China adalah kegiatan kapal asing di Laut Natuna Utara, yang diklaim oleh China sebagai bagian dari “Nine-Dash Line”. Indonesia secara konsisten menolak klaim tersebut dan melakukan patroli intensif di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
“Tidak ada negosiasi terhadap kedaulatan,” tegas Menteri Luar Negeri Indonesia.
Meski ada ketegangan geopolitik, China tetap menjadi mitra dagang terbesar Indonesia, terutama dalam:
Proyek infrastruktur seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Investasi di sektor nikel dan energi baru terbarukan
Kerja sama teknologi dan e-commerce
Sebagian publik menilai ketergantungan ini berisiko terhadap kemandirian ekonomi nasional.
Isu juga semakin viral setelah pertandingan Indonesia vs China dalam cabang bulutangkis dan sepak bola di ajang internasional memicu perdebatan di media sosial terkait sportivitas, wasit, dan fanbase.
Tagar seperti #IndonesiaVsChina, #LautNatuna, dan #JagaNKRI sempat trending di berbagai platform, termasuk X (Twitter), TikTok, dan Instagram.
Sentimen publik terbagi antara yang menyerukan ketegasan terhadap China, dan yang menyerukan diplomasi damai.
Kompas, Tempo, CNN Indonesia, Detik, Tirto
Data resmi dari Kementerian Luar Negeri RI dan Kemenko Marves
Pernyataan resmi dari Panglima TNI dan Menlu